Pesan untuk Anakku
Engkau dilahirkan dari rahimku, tapi dirimu bukan aku. Engkau adalah biji mataku, tapi aku tak berhak menguasaimu. Engkau adalah darah dagingku, tapi dirimu bukan aku. Engkau adalah penerusku, tapi aku tak berhak memilikimu.
Engkau adalah wujud manusia baru, berhak penuh pada kebebasanmu. Tapi meskipun begitu, ijinkanlah aku membekalimu dengan potongan-potongan pesanku:
· Melangkahlah selalu di jalan kananmu, anakku;
· Berdirilah di kedua kakimu sendiri;
· Berjalanlah dengan hati dan pikiran sejernih air telaga, anakku;
· Menunduklah bila bertemu sesuatu yang layak kamu hormati;
· Tengadahlah wajah beserta kedua tanganmu hanya pada Allah Yang Maha Memberi; (more…)


PAMANAHRASA