Melaju dengan Kencang

May 11, 2008

Uniknya Seorang ZHM

Filed under: Profil - pamanahrasa @ 12:38 pm

Oleh Popon Saadah

Tanggal 5 Mei hingga 8 Mei 2008 adalah tanggal pelaksanaan UN SMP. Seperti biasa dari tahun ke tahun cara pengawasannya menggunakan sistim silang. Para pengawas yang juga guru SMP mendapat tugas mengawas UN di sekolah lain.
Kali ini saya sebagai guru SMPN 4 Cimahi mendapat tugas mengawas di SMPN 7, masih di Cimahi. Di sekolah inilah kemudian saya bertemu dengan mantan murid yang sekarang sudah jadi guru juga. Berarti dia sekarang sudah menjadi koléga saya. Di benak saya masih tersimpan dengan baik ingatan tentang dia ketika dia duduk di kelas, mendapatkan pelajaran Bahasa Sunda dari saya. Waktu itu badannya kecil mungil, tapi kapasitas otaknya cukup besar. Dia seorang murid yang sangat cerdas, terutama dalam mata pelajaran eksak.
Sebuah kebetulan bila hari ini, Rabu, 7 Mei, saya berpasangan dengan dia mengawas pelaksanaan UN di ruang 16. Seorang guru dengan mantan muridnya dipertemukan dalam satu ruangan.
Ada hal yang menjadi bahan pemikiran saya pada saat melihatnya sejak hari pertama UN sampai hari ini. Si murid yang sekarang sudah menjadi koléga saya ini gerak-geriknya agak anéh. Dalam dirinya seperti tersembunyi sesuatu yang lain dari yang lain. Perilakunya tampak seperti tak betah diam, sering mondar-mandir ke sana ke mari dengan raut wajah yang menyimpan kegelisahan, serta sinar mata yang tajam.
Benar saja dugaan saya. Dia yang berpostur tinggi kurus ini memang sosok yang unik. Selama mengawas ujian, dalam waktu dua jam di ruangan 16 itulah saya berkesempatan menyingkap sedikit tabir yang menutupi keunikan pribadinya. Jadi, peribahasa “Sambil menyelam minum air”, saya praktekkan pada saat ini. Sambil mengawasi para siswa yang sedang mengerjakan soal ujian, saya juga menggali informasi untuk mengetahui seperti apa tepatnya keribadian teman mengawas saya itu.
Dia yang perokok berat ini dengan santainya menceritakan seluk beluk dirinya dan segala permasalahan hidupnya. Katanya, di dalam dirinya selalu berkecamuk dan bergejolak berbagai rasa yang tidak jarang sulit dikontrol serta sulit dikendalikan, semacam gejolak air bah. Dengan sengaja saya ajukan pula pertanyaan-pertanyaan yang memancing dia untuk memberikan jawaban panjang lebar.
Berikut paparannya:
Dia berinisial ZHM. Lahir pada tahun 1979. Tanpa perasaan malu dan minder dia mengaku mempunyai kelainan dalam dirinya. Sejak umur 17 tahun dia mengalami penyimpangan kepribadian. Dalam kesehariannya dia selalu merasa ingin memberontak kepada siapa saja yang mencoba mendiktenya, mempunyai prinsip yang idealis, bersifat egois, dan tak pernah mengenal kalah dalam berdebat dengan orang lain.
Karena dia pernah menghilang dari rumah dengan tiba-tiba selama satu bulan, orang tuanya sangat khawatir akan keadaan jiwanya. Setelah kembali ke rumah, dia dibawa ke ke rumah sakit jiwa untuk diperiksa oleh ahlinya. Pada diagnosis pertama (1996), dr. Mahmud yang pada waktu itu menjabat kepala umum UGD RSJ Bandung, Jl. Riau 11, berkesimpulan bahwa Z mengidap salah satu kelainan kepribadian yang dikenal dengan nama Sikrozepin. Munculnya diagnosis tersebut setelah Z diwawancarai oleh beliau. Pada waktu itu Z cukup diberi obat standar untuk segala macam penyakit jiwa, serta sempat dirawat di rumah sakit tersebut.
Nah, pada saat dia menghilang selama satu bulan dari rumahnya itu, dia berada di mana? Dia menjadi kenek angkutan umum sebanyak sepuluh trayek tanpa dibayar sepeser pun, karena pada waktu itu dia merasa tak butuh uang. Menurutnya uang bukan segalanya. Lalu dari mana dia bisa makan setiap harinya? Selama dia menjadi kenek sebuah angkutan, terutama bis, dia bisa bebas makan di rumah makan mana pun, dan kapan pun dengan gratis.
Sejak 1996 itulah dia tidak pernah berhenti mengkonsumsi 4 jenis obat: 1) obat standar/ anti efek samping, 2) Manik Atas, yang berfungsi membatasi gejolak rasa yang menanjak, 3) Manik Bawah, yang berfungsi membatasi gejolak rasa yang kadang-kadang suka menurun drastis, 4) Mood Stabilisher, untuk menstabilkan mood, serta tambahan obat tidur yang disebut ZPZ.
Setelah lulus kuliah tahun 2004, dia mendatangi ahli jiwa lagi untuk memeriksakan diri. Jika diagnosis dr. Mahmud dulu itu benar bahwa dia mengidap penyakit Sikrozepin, karirnya kelak bila dia sudah bekerja akan rontok, sebab penderita Sikrozepin pada umumnya tidak mandiri, sangat butuh bantuan orang lain.
Melalui wawancara dengan Dr Jatmiko Sunarko (pada waktu itu menjabat sebagai Seksi Kepegawaian RSJ, Jl. Riau), ternyata Z bukan pengidap Sikrozepin, tapi penderita penyimpangan kepribadian yang dinamakan Bipolar. Bi artinya dua, polar artinya kutub. Penderita Bipolar memiliki sekaligus gejolak rasa yang berlawanan atau bertolak belakang, dan muncul bergantian pada waktu tertentu. Bila sedang muncul gejolak rasa yang menanjak, si penderita akan bersemangat dalam mengerjakan segala hal, sampai kepada semangat yang berlebihan. Tapi sebaliknya, bila rasa yang muncul adalah rasa yang menurun, dia bisa apatis, sampai kepada titik rasa yang terendah, ingin bunuh diri.
Menurut penjelasan Z, bila si penderita bisa memenej kelainannya itu, dia akan menjadi orang yang sukses dalam bidang apa pun, sebab pada umumnya pengidap Bipolar memiliki multitalenta. Beda dengan Sikrozepin, penderita kelainan kepribadian ini tidak akan pernah sukses dalam hidupnya, karena si penderita sangat tergantung pada bantuan orang lain.
Perlu diketahui, menurut hasil test IQ, Z adalah orang yang cerdas, IQ-nya di atas normal (129). Saya percaya itu, karena didukung oleh fakta, selama menjadi siswa SMP 4 Cimahi dulu prestasi belajarnya sangat bagus. Sekarang dia sudah menjadi sarjana Matematika lulusan UNPAS dengan IPK 3, 15. Dan dia berniat melanjutkan studi ke S2.
Obsesinya yang belum tercapai hingga kini adalah menjadi GM (General Manager) pada sebuah perusahaan.
Pada saat kapan dan apa yang membuat dia bisa marah? Dia akan marah bila terjadi distorsi. Menurutnya distorsi artinya perilaku seseorang yang tidak sesuai dengan perkataan orang tersebut. Bila perbuatan seseorang ternyata tidak sebagus dan seideal perkataannya, itu sudah termasuk distorsi. Contohnya ayahnya sendiri. Dia pernah marah pada ayahnya karena si ayah tidak melaksanakan solat akibat ketiduran. Dia marah bahkan sampai nonjok muka ayahnya itu. Memang menurutnya ketiduran adalah perbuatan yang tidak disengaja, tapi tetap salah sebab ayahnya ketiduran setelah adzan berkumandang. “Saya berbuat begitu karena saking takutnya ayah saya masuk neraka di akhirat kelak,” katanya.
Sebenarnya dia sangat menyadari, bahwa dia seorang pengidap Bipolar. Ketika sedang kambuh pun dia selalu sadar, bahwa dia sedang tidak normal. Dia mengaku tidak pernah tersinggung, tapi sangat peka dan memiliki rasa simpati, empati, bahkan antipati pada sesuatu hal.
Bidang yang dia minati adalah eksakta, dengan alasan eksakta itu serba pasti, sesuai perjanjian dari awal. Bila sebatang roko dipahami sebagai angka 1, sampai kapan pun akan tetap 1 (sebatang) tak akan berubah. Beda dengan bidang seni dan sastra yang katanya gemar membolak-balikkan logika manusia.
Ketika saya tanya masalah Islam, alhamdulillah dia lurus-lurus saja, tidak tampak nyeleneh seperti banyak dialami oleh “orang-orang normal” pada zaman sekarang ini. Argumennya sesuai dengan apa yang saya pahami dan saya yakini selama ini. Menurutnya, kita hidup di dunia harus sesuai dengan buku panduan yang diberikan Allah swt. yaitu Al-Qur’an dan Hadist. Dan menurutnya, di dunia ini tidak ada hukum alam, yang ada adalah ketentuan Allah. Istilah hukum alam itu sebenarnya gejala bahasa yang bisa merusak akidah manusia.
Percakapan saya dengannya ditutup dengan do’a dalam hati, semoga dia menjadi orang yang sukses seperti apa yang dicita-citakannya, sehingga dia bisa membahagiakan kedua orang tuanya.

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://pamanahrasa.blogsome.com/2008/05/11/uniknya-seorang-zhm/trackback/

  1. Wah menarik sekali temannya itu ya Bu. Jarang sih saya menemui orang seperti yang diceritakan di atas. Btw, salam kenal.

    Comment by Rafki RS — May 19, 2008 @ 7:22 am

  2. Terima kasih atas komentarnya. salam kenal kembali:)

    Comment by pop_ice — May 22, 2008 @ 5:05 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.