Melaju dengan Kencang

May 31, 2008

The Thin Elephant

Filed under: Profil - pamanahrasa @ 12:02 pm

izzan

Oleh Pamanahrasa

Aku mengenalnya ketika dia sedang menjadi komentator pada blog Bujanggamanik. Belakangan diketahui bahwa dia ternyata komentator ulung. Saran-saran berharganya maupun komentar-komentar ringannya tersebar di banyak blog. Oleh karena itu jangan heran bila blog kepunyaannya pun kebanjiran komentar dari para kolega dan sahabat-sahabat dekatnya.
Setiap artikel yang dia posting, dalam waktu dua hari sudah mendapat komentar dari para responden rata-rata di atas 20 komentar. Malah salah satu artikelnya dalam waktu dua hari saja sudah bisa memancing 30 komentar dari rekan-rekan satu species-nya (species blogger). Sungguh sebuah prestasi yang mengagumkan. Aku baru menemukan fenomena ini hanya di blog kepunyaannya. Meskipun rata-rata komentarnya itu tidak benada serius alias bercanda, tapi itu sudah merupakan bukti bahwa yang punya blog adalah orang yang supel, senang bergaul, serta paham betul akan metode dan teknik menjalin persahabatan yang baik.
Dan seperti biasa, aku selalu merasa penasaran dengan orang-orang unik seperti ini. Dengan demikian tidak boleh tidak aku harus mengenalnya lebih dari sekedar kenal di cyber. Dengan berbagai cara yang tentu saja harus tetap berpegang pada etika bersahabat aku berniat mengenal sosoknya bukan dalam bentuk maya, tapi wujud yang kasat mata. Hingga suatu hari terlaksanalah “niat baikku” itu. Dia berkenan menemuiku bersama belahan jiwanya. Pada waktu itu aku merasa menjadi orang yang paling beruntung bisa bertemu muka dengan dia beserta istrinya. (more…)

May 11, 2008

Uniknya Seorang ZHM

Filed under: Profil - pamanahrasa @ 12:38 pm

Oleh Popon Saadah

Tanggal 5 Mei hingga 8 Mei 2008 adalah tanggal pelaksanaan UN SMP. Seperti biasa dari tahun ke tahun cara pengawasannya menggunakan sistim silang. Para pengawas yang juga guru SMP mendapat tugas mengawas UN di sekolah lain.
Kali ini saya sebagai guru SMPN 4 Cimahi mendapat tugas mengawas di SMPN 7, masih di Cimahi. Di sekolah inilah kemudian saya bertemu dengan mantan murid yang sekarang sudah jadi guru juga. Berarti dia sekarang sudah menjadi koléga saya. Di benak saya masih tersimpan dengan baik ingatan tentang dia ketika dia duduk di kelas, mendapatkan pelajaran Bahasa Sunda dari saya. Waktu itu badannya kecil mungil, tapi kapasitas otaknya cukup besar. Dia seorang murid yang sangat cerdas, terutama dalam mata pelajaran eksak.
Sebuah kebetulan bila hari ini, Rabu, 7 Mei, saya berpasangan dengan dia mengawas pelaksanaan UN di ruang 16. Seorang guru dengan mantan muridnya dipertemukan dalam satu ruangan. (more…)