Damailah!!
Damai itu sejuk
dan dendam adalah api dalam sekam
aku berharap engkau memilih sejuk
tak hendak menjadikan hatimu api dalam sekam
Lakon kita pada panggung pertunjukan waktu itu
anggaplah hanya sebuah lakon
yang sudah lama ditinggalkan dan dilupakan penontonnya
sepak terjang kita di pentas itu pun hanyalah tuntutan naskah
yang tidak boleh tidak harus diperankan
Seribu maaf aku ajukan padamu
atas kelancangan tutur kataku
sumber pemicu bara marahmu
aku pun telah memaafkanmu
sejak jauh-jauh hari
sejak kita tak bersua lagi
sejak engkau tak berpenampakan
sejak engkau mungkin menganggap aku tak hidup lagi
Id-mu telah ku ignore
sebuah keputusan yang tak mungkin aku rubah
selamanya id-mu akan seperti itu dalam file di list-ku
tapi tidak dengan hatiku
maafku berhamburan untukmu
walau engkau tak tahu itu
PAMANAHRASA
wowwwww….jadi teringat lagunya alm. Ajie Bandi…itu lho yang berjudul “Damai Tapi Gersang”
Comment by Deal — October 20, 2007 @ 1:13 am
Hiks……….hiks………hiks……….hiks…..hiks…
>:D
Comment by someone — October 21, 2007 @ 2:18 am