Kepada Anakku

Sudah waktunya aku memperkenalkan luasnya dunia padamu. Bahwa dunia ciptaan Allah ini dapat kamu jelajahi sejauh yang kamu mau. Pergilah dengan bekal nasehatku dan akal sehatmu. Belajarlah dari hamparan bumi, terbentangnya langit, dan agungnya malam. Belajarlah dari gemuruh ombak, gemericik aliran sungai, dan warna pelangi. Pikirkanlah tentang gemerlapnya bintang, hembusan angin, sampai kepada goresan-goresan kalam para ahli hikmah.
Aku ingin menjadi seorang ibu yang moderat, memberikan banyak pilihan hidup untukmu dan tak mengikat. Baik dan buruk itu sudah jelas warna dan batasnya. Hadapi semuanya dengan bijak. Selama persoalan hidupmu bisa kamu atasi sendiri, jangan pernah datang padaku untuk meminta pertolongan. Selama aku tak pernah berhenti berdo’a untukmu, jangan ragu, sebab ridho Allah bersama ridho kedua orang tuamu.
PAMANAHRASA
Aduh jadi sedih ih……..membaca artikel ini, jadi mengingatkan aku ke bundaku. Yang mana aku merasa belom pernah bebakti kpd beliau…hiks…hiks…sekarang beliau telah tiada. Ingatlah anakku, kau beruntung punya ibu sebijak dan sebaik itu. Maka selama ibumu masih berada disampingmu…….berbaktilah kepada beliau sebelum terlambat seperti uwa ini…..hiks hiks hiks….
Comment by seseorang yg dekat dgnmu — September 15, 2007 @ 12:05 pm